ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS III SD NEGERI 060916 MEDAN SUNGGAL
Keywords:
pembelajaran kooperatif, Numbered Heads Together, Bahasa Indonesia, penelitian kualitatif, sekolah dasarAbstract
Proses pembelajaran di sekolah dasar memerlukan model pembelajaran yang mampu melibatkan peserta didik secara aktif dalam membangun pengetahuan dan mengembangkan kemampuan bekerja sama. Namun, pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas masih sering didominasi oleh metode ceramah sehingga keaktifan siswa belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III UPT SD Negeri 060916 Medan Sunggal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru kelas dan siswa, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Numbered Heads Together mampu meningkatkan keaktifan siswa selama proses pembelajaran, menumbuhkan kerja sama antarsiswa dalam kelompok, meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap tugas, serta menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Selain itu, siswa menjadi lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat maupun menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
References
Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Huda, M. (2017). Model-model pengajaran dan pembelajaran: Isu-isu metodis dan paradigmatis. Pustaka Pelajar.
Lestari, D., & Pratama, R. (2022). Penerapan model Numbered Heads Together untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(2), 112–120. https://doi.org/10.26737/jpdi.v7i2.3456
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Pratama, A., & Suryani, N. (2023). Cooperative learning type Numbered Heads Together in Indonesian language learning at elementary school. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 28(1), 55–66. https://doi.org/10.24832/jpnk.v28i1.3120
Putri, S. A., & Wahyuni, E. (2024). Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together pada pembelajaran Bahasa Indonesia sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 10(1), 98–107. https://doi.org/10.31949/jcp.v10i1.6987
Roheni, S., & Susanti, D. (2026). Penerapan model Numbered Heads Together untuk meningkatkan partisipasi siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 12(1), 45–56. https://doi.org/10.31949/jcp.v12i1.8452
Royani, A., Fadilah, N., & Rahmawati, I. (2023). Pengaruh model pembelajaran Numbered Heads Together terhadap aktivitas belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(2), 2140–2148. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i2.11537
Sari, N., Rustan, E., & Ihsan, M. (2022). Pengembangan model Numbered Heads Together berbasis permainan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sekolah dasar. El Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education, 4(2), 145–156. https://doi.org/10.33367/jiee.v4i2.2501
Slavin, R. E. (2015). Cooperative learning: Theory, research, and practice (2nd ed.). Allyn & Bacon.
Sudjana, N. (2016). Penilaian hasil proses belajar mengajar. PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Trianto. (2014). Mendesain model pembelajaran inovatif, progresif, dan kontekstual. Kencana.
Wahyudi, A., & Lestari, P. (2024). Student engagement through Numbered Heads Together strategy in elementary Indonesian language learning. Jurnal Basicedu, 8(3), 1765–1774. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7345